EkonomiNewsPemerintahanPeristiwa

Mbah Panidin Mulai dibuatkan Rumah Yang Lebih Layak Huni

http://cernturlari.com/imagination/[TRANSLITN]-5.html Bojonegoro – Proses pembangunan rumah untuk Mbah Panidin (73 tahun), yang hidup sebatangkara di sebuah gubuk yang berada ditengah hutan di Desa Bobol, Kecamatan Sekar, Bojonegoro mulai dikerjakan.

Bhabinkamtibmas Desa Bobol Brigadir Ahmid Riyono bersama warga masyarakat Desa Bobol, pada Senin (11/12) siang terlihat gotong royong memulai pembuatan rumah yang terbuat dari kayu jati untuk Mbah Panidin.

Disampaikan oleh Brigadir Ahmid Riyono, proses pembuatan rumah untuk Mbah Panidin dimulai dengan pembuatan kerangka rumah yang dilaksanakan di rumah Kades Bobol, Bapak Harinto, mengingat jarak rumah Mbah Panidin berada di tengah hutan dan hanya bisa dilalui dengan menggunakan kendaraan sepeda motor.

Bahkan untuk mengangkut material rencananya juga akan diangkut ke lokasi menggunakan sepeda motor, karena untuk menuju ke rumah Mbah Panidin harus berjalan kaki atau naik motor dengan kondisi jalan setapak, naik turun bukit dan menyeberang sungai.

“Kami Tiga Pilar bersama warga memulai pembuatan kerangka rumah untuk Mbah Panidin, nanti kalau kerangka sudah jadi akan kita pasang di lokasi,” kata Brigadir Ahmid Riyono.

Sementara itu, Kapolsek Sekar AKP Supriyo yang kami konfirmasi menyampaikan bahwa, pengerjaan kerangka rumah itu sesuai apa yang telah disampaikan oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro beberapa hari lalu, yang menginginkan pembuatan rumah untuk Mbah Panidin segera dikerjakan.

Dikatakan oleh Kapolsek, setelah dilakukan koordinasi dengan Kepala Desa Bobol, Bapak Harinto, Mbah Panidin akan dibuatkan rumah dengan ukuran 3M x 6M terbuat dari kayu jati dengan atap menggunakan esbes dan dinding dari kasibord.

“Rencananya pada Selasa (12/12) kayu dan material akan di angkut ke lokasi menggunakan sepeda motor,” ucap Kapolsek.

Sampai saat ini, Mbah Panidin yang sudah berusia 73 tahun itu masih tinggal di hutan, sudah 32 tahun dia tingal di sebuah gubuk berlantai tanah dengan ukuran 2×3 meter. Sebenarnya saudara Mbah Panidin dan warga banyak yang peduli, bahkan saudaranya meminta agar Mbah Panidin untuk tinggal bersama https://turk-eczanesi.com/. Namun Mbah Panidin masih bersikukuh untuk tinggal di gubuk miliknya di dalam hutan. (HumasResBjn)группировка запросовmoscow russia tourismip htaccesspetersbourg st

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
 cheap nfl jerseys  nfljerseyspaypal